Selasa, 06 Oktober 2009

Ideologi SESAT: RUSLANISME

Ideologi SESAT: RUSLANISME
Oleh: Ruslan Abdul Gani

Secara etimologis, kata ideologi berasal dari kata idea (‘ide,’ ‘gagasan’) dan logos ‘ilmu’. Dalam rumusan de Tracy, ideologi diharapkan menjadi cabang ilmu pengetahuan yang bertujuan mengkaji serta menemukan hukum-hukum yang melandasi pembentukan serta perkembangan ide-ide dalam masyarakat sehingga ide-ide tersebut dapat dijelaskan secara rasional, bebas dari prasangka ataupun takhayul-takhayul. Dengan demikian, ideologi dalam pengertian de Tracy merupakan kritik terhadap ide-ide ataupun keyakinan-keyakinan yang bercorak dogmatik dan tidak rasional. Upaya kritis de Tracy ini tak lepas dari tujuannya untuk mencerahkan dan menunjukkan ide-ide yang keliru di masyarakat, karena masyarakat Prancis saat itu masih dilingkupi oleh dogma-dogma agama dan otoritas politik yang absolut (Eagleton, 1991: 64).

Macam-Macam Ideologi

Liberalisme
Idelogi yang menanamkan nilai kebebasan dan kesetaraan kesempatan bagi individu.

Kapitalisme
Idelogi yang menanamkan sistem ekonomi yang membebaskan setiap pelaku usaha dan perusahaan menjalankan produksi dan exchange of goods melalui sistem ekonomi pasar.

Kolonialisme
Ideologi yang menanamkan penguasaan atas negara lain untuk memperluas wilayah negara sendiri

Nasionalisme
Ideologi yang menanamkan kesadaran nasional untuk membentuk organisasi politik yang ideal yaitu Negara-Bangsa.

Sosialisme
Ideologi yang menanamkan pengutamaan hak dan perlindungan bagi kamu pekerja atau kaum buruh.

Marxisme
Ideologi yang menanamkan bahwa sejarah tidak bergantung pada spirit perjuangan melainkan pada material ekonomi yang melingkupi kehidupan ekonomi suatu masyarakat.

Fasisme
Ideologi yang menanamkan pemahaman bahwa suatu bangsa lebih superior dari bangsa lain.

Feminisme
Ideologi yang menanamkan kesetaraan antara wanita dan pria.

Ekologisme
Ideologi yang menanamkan bahwa kerusakan alam bisa diperbaiki melalui kerjasama dengan para Industrialis.

Hind Swaraj dari India
Berasal dari kata Hind yang berarti bangsa India dan Swaraj yang berarti pemerintahan sendiri. Idelogi ini digagas oleh Mohandas Karamchand Gandhi (1869-1948). Ide dasar : Nasionalisme, Sarvodaya (kesejahteraan sosial), ekonomi khadi, pemerintahan yang demokratis.

Pancasila dari Indonesia
Berasal dari kata Panca yang berarti lima dan sila yang berarti dasar. Pada dasarnya dicetuskan oleh Ir.Soekarno yang kemudian mengalami beberapa perubahan.

Ruslanisme
Ideologi tentang Kekuasaan Tuhan dan Kehendak Tuhan yang tidak dapat ditentang manusia. Dan manusia hanyalah bersifat pasif terhadap segala sesuatu yang Tuhan kehendaki.
Dipikirkan oleh Ruslan Abdul Gani


RUSLANISME: Ideologi SESAT

Kondisi fisik dan psikis serta tekananan lingkungan membuat seseorang berpikir tentang sesuatu yang tidak rasional dan merugikan. Kondisi seperti ini bisasanya muncul akibat akumulasi kekecewaan dan rasa putus asa. Kondisi yang seperti inilah yang sering kali saya alami. Sebuah akumulasi kekecewan dan putus asa bisa menyebabkan seseorang melakukan tindakan-tindakan yang tidak rasional dan tidak sesuai dengan etika yang berlaku di lingkungan tempat ia tinggal.

Dalam hati, saya sering bertanya: Kenapa orang berbuat dosa? Apakah dia tidak takut masuk Neraka?

Pertanyaan tersebut membuat saya berpikir jauh ke depan – ke alam kehidupan selanjutnya setelah kehidupan dunia yang diyakini keberadaannya oleh orang-orang yang beriman – yakni Akhirat. Kehidupan akhirat sangat erat hubungannya dengan agama atau keyakinan. Agama menetapkan Tuhan sebagai Sang Pencipta alam semesta dan seluruh isinya serta Sang Pengatur seluruh system yang bekerja di dalamnya. Agama mengajarkan manusia untuk selalu berbuat kebajikan dan menjauhi perbuatan yang merugikan. Agama telah menentukan mana hal yang baik – yakni yang mendatangkan pahala – dan mana hal yang buruk – yakni yang mendatangkan dosa. Manusia yang selalu melakukan hal-hal yang baik – yang telah ditetapkan oleh agama – dijanjikan kelak akan mendapatkan balasan Surga di kehidupan berikutnya. Sedangkan manusia yang selalu melakukan hal-hal buruk – yang telah ditetapkan oleh agama – kelak di kehidupan berikutnya akan memperoleh Neraka sebagai balasannya.

Setelah merenung dan berpikir melanglang buana, saya membuat suatu dugaan (hipotesis) dari pertanyaan saya tadi: mungkin manusia berbuat dosa karena dia belum mengetahui ajaran agama yang tepat atau bahkan mungkin dia sama sekali tidak mendapatkan pengetahuan agama sedikit pun semenjak dia dilahirkan ke dunia.

Suatu waktu, dalam kondisi ketika saya mengalami akumulasi kekecewaan yang cukup berat yang disebabkan oleh beberapa hal, saya pernah merenung dan menduga-duga bahwa alam semesta dan kehidupan kehidupannya adalah bersifat labil atau bergantung pada kemauan Tuhan.

Saya berpikir:
Ketika saya berbuat dosa, baik itu dosa kecil ataupun dosa besar, malaikat mencatatnya. Catatan perbuatan dosa tersebut akan diperhitungkan di akhirat kelak. Dosa yang saya lakukan membuat saya dimasukan ke Neraka, sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Tuhan.

Nah, karena segala sesuatu di alam semesta ini – dari hal yang sangat kecil sampai hal sangat besar – adalah karya cipta Tuhan Yang Maha Kuasa. Semua system yang bekerja di alam semesta ini adalah karena kehendak-Nya. Dari sini muncul pemikiran SESAT saya, kalau begitu tidak masalah bagi saya untuk melakukan perbuatan dosa. Biar saja saya masuk neraka. Sebuah pemikiran yang sesat dan saya harapkan untuk tidak pernah muncul kembali.

Lalu atas dasar apa saya berpikir seperti itu? Penjabaran argumentasi yang saya berikan adalah sebagai berikut:
  1. Suatu waktu, saya merampok sebuah rumah mewah dan membunuh seluruh penghuninya.
  2. Kejahatan tersebut membuat saya berdosa. Di kehidupan akhirat, kelak saya akan dilempar ke dalam api Neraka.
  3. Namun saya tidak merasa khawatir dan cemas sedikitpun, karena saya berpikir bahwa semua hal adalah kehendaknya.
  4. Anggap saya sudah berada di Neraka, saya tidak khawatir dan takut sedikitpun dengan siksaan yang saya terima. Karena, Tuhan lah yang berkuasa menciptakan manusia dengan sempurna. Tuhan memasukan rasa sakit dan perasaan takut ke dalam diri manusia. Artinya, saya tidak perlu takut dan khawatir dengan siksaan Neraka, toh Tuhan-lah yang telah menciptakan rasa sakit di tubuh manusia.
  5. Dalam pikiran saya berkata: “Biarkan saja saya masuk Neraka, toh itu kan kehendak-Nya. Ketika Tuhan menciptakan manusia dan alam semesta dengan kemauan-Nya. Saya sebagai manusia hanyalah ciptaan-Nya. Saya tidak punya hak dan kekuatan untuk menentang-Nya. Saya sih nurut aja. Terserah, Tuhan mau memsukan saya ke Neraka ataupun tidak. Toh, semua ini kan ciptaan-Nya. Mengenai siksaan yang ada di Neraka, saya pasrah saja. Karena saya tidak tahu apakah tubuh saya di kehidupan dunia akan sama dengan tubuh saya di kehidupan akhirat. Saya tidak tahu apakah tubuh saya masih dianugerahi rasa sakit. Saya tidak tahu apakah saya masih punya rasa takut. Dan saya pun tidak tahu apakah saya masih bisa berpikir seperti sekarang ini. Itu semua sesuai kehendak-Nya. Dan satu lagi, andaikata Tuhan berkehendak menyudahi semuanya, itupun tidak masalah bagi saya. Saya hanya pasrah terhadap kemauan Tuhan.”


Mungkikah argumentasi di atas merupakan landasan dasar berpikir manusia yang selalu berbuat dosa? Itu hanya sebuah dugaan. Saya menganggap pemikiran saya di atas sebagai pemikiran yang SESAT dan bertentangan dengan konsep IMAN.

Terakhir saya berpesan kepada Anda semua: Janganlah menggangap tulisan ini sebagai suatu hal yang SERIUS! Saya hanya mengungkapkan pemikiran saya yang sering kali megganggu keimanan saya kepada Allah SWT.

“ASTAGFIRULLAHALADZIM”

Minggu, 20 September 2009

The Rockin' Sweater

The Rockin' Sweater

Di bawah ini akan saya jelaskan tentang desain modifikasi terbaru saya. Modifikasi terbaru saya kali ini bertema Rock n’ Roll. Jadi, pada desain kali ini saya mencoba membuat suatu bentuk gitar pada bagian belakang seweater dan membaut tulisan ‘rock’ pada bagian depan sweater ditambah beberapa modifikasi kecil di beberapa bagian lain.

(before)

(after)

(before)

(after)

Sebenarnya latar belakang saya membuat modifikasi ini adalah karena saya kekurangan uang untuk membayar Buku Tahunan Olympus SMAN 81 Jakarta. Buku Tahunan tersebut harus saya bayar dengan uang sebesar Rp 270.000. Hampir setiap hari, Junita Ayu --Penanggung Jawab Kelas XII IPA 3—menagih uang Buku Tahunan tersebut baik itu melalui SMS, telepon, wall facebook, message facebook dan melalui mimpi.

Dengan penuh tanggung jawab saya berniat akan segera membayar Buku Tahunan Olympus milik saya seharga Rp 270.000, akan tetapi uang yang ada di kantong saya hanya ada Rp 200.000. Itu pun terkumpul setelah saya memutar otak mengefisiensi beberapa pengeluaran kebutuhan sehari-hari saya hingga akhirnya terkumpul uang Rp 200.000. Tentu saja itu masih kurang karena harga Buku Tahunan adalah Rp 270.000. Lalu bagaimana cara mendapatkan uang Rp 70.000 lagi?

Apakah saya harus nyopet di Cawang? Apakah saya harus membuntuti seorang nasabah Bank Mandiri lalu merampok uangnya? Apakah saya harus mencuri Notebook anak FEUI yang ditaruh sembarangan di Mushola FEUI? Apakah saya harus bisnis kurir jual-beli Narkoba di Hotel bintang 5? Apakah saya harus menjadi TKI ke Korea Selatan dan bekerja di rumah Kim Bum? Atau jalan terakhir, karena tidak mampu melunasi uang Buku Tahunan, saya bunuh diri saja dengan cara menabrakan diri ke kereta listrik Pakuan Express tujuan Bogor yang sedang parkir?

Jawabannya tentu saja TIDAK. Semua jalan mendapatkan uang yang saya sebutkan di atas hanyalah alternatif pilihan ketika saya benar-benar menemui jalan buntu dan hati nurani saya sudah tertutup tiga perempatnya. Saat itu saya terpikir untuk mencoba menawarkan jasa modifikasi jaket atau sweater kepada salah satu teman saya. Dan kebetulan beliau menerima tawaran saya lalu menyodorkan sebuah sweater berwarna biru tua polos. Kemudian kira-kira setengah jam saya dan klien saya mendiskusikan model desain yang disepakati. Hingga akhirnya disepakatilah sebuah desain yang fantantis, yaitu desain gitar pada bagian belakang dan desain tulisan ‘rock’ pada bagian depan, ditambah lagi dengan beberapa modifikasi tambahan yang akan membuat sweater klien saya menjadi sweater langka dan berniali tinggi. Mengenai harga pun saat itu juga telah kami sepakati, yaitu Rp 50.000.

Murni 100% Dijahit tanpa Mesin

Setelah terjadi kesepakatan, saya langsung mengerjakan proyek sweater tersebut. Perlu saya tegaskan kepada Anda semua bahwa saya tidak mengeluarkan uang sepeser pun alias Rp 0,- untuk memodifikasi sweater klien saya. Saya hanya menggunakan bahan-bahan bekas dan kain perca yang tertumpuk di gudang. Modal saya hanya waktu dan ketekunan. Seharian penuh saya menjahit dan menjahit sampai jari telunjuk saya kapalan. Saat itu saya curahkan perasaan dan semangat saya ke dalam sweater klien saya demi mendapatkan hasil yang memuaskan. Tetes keringat berjatuhan membanjiri padang kreatifitas saya. Beberapa kali darah menetes menembus lapisan epidermis kulit jari saya, karena tertusuk tajamnya jarum. Dendrit dan akson yang membentuk neurit dan menyusun system syaraf di sekitar jari saya, beberapa kali mengirimkan impuls ke otak saya lalu diterjemahkan menjadi sebuah kata ‘SAKIT’. Semua itu saya lalui dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Hingga pada akhirnya, kira-kira pukul 17:00, sweater modifikasi pun selesai. Rasa puas dan bangga menyelimuti hati saya. Alhamdulillah.

Malam hari setelah selesai salat tarawih, saya dan klien saya melakukan transaksi di sebuah tempat rahasia yang tidak diketahui siapa pun kecuali saya, klien saya dan Allah. Di mana itu? Anda tidak perlu tahu. Proses transaksi berjalan dengan lancar. Diawali dengan senyuman ramah yang setiap saat muncul dari wajah saya kemudian di sambut dengan jabatan tangan klien saya. Klien saya merasa puas dengan kinerja saya. Beliau kemudian mencoba sweater modifikasi terbarunya. Hingga saat yang ditunggu-tunggu tiba, saat dimana klien saya memberikan uang RP 50.000 kepada saya. Klien saya memberikan uang jasa kepada saya sebesar Rp 70.000 atau lebih besar Rp 20.000 dari harga kesepakatan. Itu berarti uang untuk pembayaran Buku Tahunan telah terkumpul sepenuhnya, yakni Rp 200.000 uang simpanan saya ditambah dengan Rp 70.000 hasil bisnis modifikasi sweater, menjadi Rp 270.000 dan artinya Buku Tahuan akan segera LUNAS.

Itulah latar belakang saya membuat modifikasi sweater yang saya namakan The Rockin’ Sweater. Adapun rincian alat-alat dan bahan-bahan yang saya butuhkan untuk memodifikasi sweater klien saya adalah sebagai berikut:

  1. Kain perca kemeja motif garis-garis biru (ada di gudang)

  2. Seragam kemeja putih bekas SMP yang hampir dijadikan lap (ada di gudang)

  3. Kain sarung yang sudah robek dan bolong (ada di gudang)

  4. Kain parasut sisa-sisa sobekan tas gendong bekas dan rusak (ada di gudang)

  5. Benang jahit

  6. Jarum jahit

Demkianlah modifikasi terbaru saya. Apabila ada kekurangan atau ada kata-kata yang kurang berkenan di hati Anda, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya. Terimakasih!



Sabtu, 29 Agustus 2009

Teori Ketidakpastian Ruslan (TKR)

Teori “KETIDAKPASTIAN” Ruslan
Sebuah Pemikiran

Dasar Hukum

Pasal 28: Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang

Pasal 28I ayat 1: Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani, hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hokum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hokum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apa pun.

Dengan dasar hukum di atas, saya mencoba mengeluarkan hasil pemikiran dan penghayatan terhadap alam semesta dengan dibantu beberapa buku panduan ilmiah. Hasil pemikiran tersebut saya beri nama “Teori Ketidakpastian Ruslan”. Bagaimanapun juga ini hanya sebatas “teori”. Mungkin tidak akan pernah bisa dibuktikan oleh penelitian ilmiah dan akan terbantah dengan sendirinya.

Apa itu?

Teori Ketidakpastian Ruslan berbeda dengan “Prinsip Ketidakpastian Heisenberg”. Prinsip Ketidakpastian Heisenberg menyatakan bahwa ‘tidak mungkin kita mengetahui posisi partikel secara teliti dan momentum partikel secara teliti pada saat yang bersamaan’. Jika kita dapat menentukan posisi sebuah partikel secara teliti, pastilah momentumnya tidak teliti. Sebaliknya, jika kita dapat menentukan momentum partikel secara teliti, pastilah posisinya tidak teliti.

Sebagai contoh, elektron di dalam atom hydrogen bergerak bebas ke seluruh ruang. Kita tidak dapat mengetahui posisinya secara pasti, yang kita ketahui hanya besar kemungkinannya berada di posisi tertentu. Pada saat tertentu, electron mempunyai probabilitas berada di mana-mana dengan jumlah total probabilitas keberadaannya di seluruh titik di sekitar inti hydrogen adalah satu, yang berarti electron pasti ada di sekitar inti atom hydrogen. Di mana tepatnya? Tidak tahu.

Lalu, Teori Ketidakpastian Ruslan itu bagaimana? Teori Ketidakpastian Ruslan menyatakan bahwa Benda langit yang memancarkan cahaya yang jaraknya sangat jauh, tidak dapat dipastikan keberadaannya. Yang berarti alam semesta saat ini mungkin hanya terdiri dari beberapa galaksi dalam radius tertentu dengan bumi sebagai pusat pengamatannya. Bingung? Mari saya jelaskan.

Inti teori ini menyatakan bahwa bintang-bintang atau benda langit lain yang berjarak sangat jauh, keberadaannya adalah tidak pasti. Artinya, bintang-bintang yang kita lihat malam hari itu mungkin saja sebenarnya tidak ada. Mungkin saja bintang-bintang tersebut sudah musnah atau hilang atau hancur. Jika memang bintang-bintang tersebut telah musnah, lalu kenapa kita masih bisa melihatnya pada malam hari?

Penjelasannya sebagai berikut: CAHAYA. Cahaya memiliki kecepatan 300.000 km per detik dan merupakan kecepatan batas. Saat ini cahaya digunakan sebagai satuan jarak benda langit yang sangat jauh. Contoh, bintang terdekat dengan bumi kita adalah Alpha Centauri dengan jarak 4,4 tahun cahaya. Artinya, untuk mencapai bintang tersebut dengan menggunakan pesawat antariksa berkecepatan 300.000 km per detik, diperlukan waktu 4,4 tahun. Dalam satu tahun, terdapat 60 x 60 x 24 x 30 x 12 = 31.104.000 detik. Berarti dalam waktu 4,4 tahun terdapat 136.857.600 detik. Sehingga jarak Alpha Centauri dengan bumi (dalam kilometer) adalah 136.857.600 x 300.000 = 4,2 x 10 pangkat 13 kilometer. (42.000.000.000.000 kilometer atau 42.000.000.000.000.000 meter).

Artinya, suatu ketika saat bintang Alpha Centauri itu musnah atau hancur, cahaya nya masih dapat kita rasakan dalam kurun waktu 4,4 tahun setelahnya. Namun, pada saat bintang tersebut musnah, kita yang ada di bumi belum menyadarinya karena sisa cahaya rambatan yang dipancarkan Alpha Centauri belum sampai seluruhnya ke bumi sehingga kita menganggap bahwa Alpha Centauri masih ada. Baru setelah 4,4 tahun sisa cahaya yang dipancarkan Alpha Centauri akan terambatkan seluruhnya ke bumi. Saat itulah kita baru menyadari bahwa bintang Alpha Centauri telah musnah.


Demikian pula gambaran yang mungkin terjadi pada ribuan bintang-bitang yang setiap malam kita lihat. Mungkin saja bintang-bintang yang biasa kita lihat tersebut telah musnah ribuan, ratusan, puluhan atau beberapa tahun yang lalu. Kita tidak tahu.

Penjelasan Contoh

Sebagai contoh: Galaksi tempat system tata surya kita adalah Galaksi Bima Sakti atau Galaksi Kabut Susu atau Milky Way. Bima Sakti terdiri dari sekitar 100.000.000.000 (seratus milyar) bintang. Galaksi ini mempunyai diameter 100.000 tahun cahaya. Sistem tata surya kita berada pada jarak 30.000 tahun cahaya dari pusat galaksi. Pada Teori Ketidakpastian Ruslan, bumi adalah dimisalkan sebagai pusat pengamatannya. Menurut teori ini, mungkin saja bintang-bintang yang berada pada Bima Sakti dan kita lihat dari bumi sebenarnya sudah musnah ribuan tahun lalu. Namun kemusnahan itu belum kita sadari mengingat jarak bumi dengan bintang-bintang tersebut mencapai sekitar 10.000 – 30.000 tahun cahaya. Kita baru akan sadar bahwa bintang-bintang itu telah musnah setelah 10.000 - 30.000 tahun terhitung sejak meledaknya bintang-bintang tersebut.

Kemungkinan-kemungkinan lainnya dapat mempunyai probabilitas yang besar jika kita meninjau milyaran galaksi yang tersebar di alam semesta ini. Beberapa galaksi yang kita ketahui antara lain: Galaksi Andromeda yang berjarak 2,25 juta tahun cahaya, Galaksi Kabut Magellan Besar (190.000 tahun cahaya), Galaksi Kabut Magellan Kecil (160.000 tahun cahaya), Ursa Mayor (650 juta tahun cahaya), Virgo (50 juta tahun cahaya), Corona Barealis (940 juta tahun cahaya), Bootes (1700 juta tahun cahaya), Hydra (2700 juta tahun cahaya) dan banyak lainnya.

Kita ambil contoh Galaksi Andromeda. Galaksi ini masih dapat dilihat dengan mata. Jauhnya dari galaksi kita 2,25 juta tahun cahaya. Mungkin saja galaksi ini telah musnah 1 juta tahun yang lalu atau beberapa tahun yang lalu atau bahkan kemarin sore. Karena jaraknya yang sangat jauh tersebut, saat ini kita masih bisa melihatnya. Kita baru akan sadar bahwa Galaksi Andromeda telah musnah setelah 2,25 juta tahun semenjak kehancuran galaksi tersebut. Hal ini mungkin juga terjadi pada galaksi-galaksi yang berjarak jutaan tahun cahaya lainnya.

Contoh lain, Galaxy Hydra berjarak 2700 juta tahun cahaya dari bumi. Menurut pembagian zaman berdasarkan geologi, zaman tertua adalah Zaman Arkaekum yakni sekitar 2500 juta tahun lalu. Mungkin saja galaxy Hydra telah musnah pada Zaman Arkaekum tersebut. Namun kita tidak sadar karena cahayanya masih kita lihat. Kita baru akan sadar bahwa Galaxy Hydra telah musnah 200 tahun kedepan setelah cahaya yang dirambatkannya telah sampai seluruhnya ke bumi.

Intinya, Teori Ketidakpastian Ruslan menjelaskan tentang kemungkinan bahwa bintang-bintang, galaxy-galaxy dan benda langit lainnya yang kita lihat memancarkan cahaya pada malam hari sebenarnya telah tiada. Yang kita rasakan hanyalah sisa cahaya yang dipancarkan oleh benda-benda langit tersebut.

Penutup

Saya tegaskan bahwa ini hanyalah sebuah hasil pemikiran seorang manusia. Saya hanya menjabarkan hal-hal yang saya pikirkan. Teori Ketidakpastian Ruslan hanyalah sebuah pemikiran yang belum dibuktikan melalui sebuah penelitian ilmuah. Tidak perlu dianggap sebuah hal yang serius. Lagi pula saya belum belajar banyak tentang ilmu-ilmu alam. Namun, saya sadar bahwa ternyata dengan berpikir, hasrat kita untuk mencari ilmu sebanyak-banyaknya akan tumbuh seiring dengan ketidaktahuan kita yang juga akan terus tumbuh.
Satu lagi, tolong berikan sanggahan terhadap Teori Ketidakpastian Ruslan ini!

Mohon maaf gambarnya kurang jelas!



Kamis, 12 Februari 2009

Peta Rumah Ruslan

dibuat lewat www.wikimapia.org

klik ini:

http://wikimapia.org/#lat=-6.2474301&lon=106.9164348&z=18&l=0&m=a&v=2

disitu lah ...

Sabtu, 07 Februari 2009

Jaket Super-Macho-Guard

Promosi Desain Jaket Super-Macho-Guard

Kali ini saya akan mempromosikan atau lebih tepatnya memberitahukan kepada khalayak umum tentang sebuah model Jaket terobosan terbaru di dunia fasion. Saya menamakannya Super-Macho-Guard. Sebuah jaket gaul dengan modal kreativitas yang terbatas.

Pada awalnya jaket saya ini hanyalah sebuah jaket bercorak loreng-ABRI yang saya beli di pasar kaki lima Pondok Gede pada bulan Ramadhan tahun 2007 dengan harga Rp.40.000,00. Pada awal-awal saya beli, jaket tersebut masih sangat polos dan alay. Ya lumayan buat dipake nongkrong di halte-halte.

Nah, jangan terlalu banyak kata pengantar, langsung saja saya jelaskan detail dari jaket Super-Macho-Guard.


1. Tampak Depan

Inilah dia tampak depan dari jaket Super-Macho-Guard. Di sini saya memberikan sentuhan army looking pada bagian depan jaket ini. Saya tidak memakai bahan-bahan baru untuk memodifikasi jaket ini. Semua bahan saya dapatkan murni dari barang bekas yang tidak terpakai. Mulai dari sabuk Thifan saya yang sudah lama tidak dipakai. Oh iya, Anda tau Thifan?

Thifan itu adalah bela diri seperti Kung Fu. Namun Thifan diperuntukan bagi umat Muslim di China. Atau lebih tepatnya, umat muslim China pada saat-saat panglima Ceng Ho masih hidup, mengadopsi Kung Fu menjadi sebuah cabang bela diri baru yang dipelajari di pusat-pusat pembelajaran Agama Islam di perkampungan Muslim di China pada waktu itu. Sampai sekarang, Thifan tetap berdiri. Namun kepopulerannya tidak sama seperti Tae Kwon Do, Karate, Pencak Silat, Kempo, Tarung Drajat dan lainnya. Thifan memiliki gerakan-gerakan yang hampir sama dengan Kung Fu. Mengandalkan kecepatan, kekuatan dan kelenturan tubuh. Ah ah sudah dulu penjelasan Thifan nya. Lanjuuut!!!

Disini juga saya memakai bekas celana Jeans saya. Saya menjahitnya sendiri dengan tangan. Uhh ribet banget dah jait nya. Sampai-sampai jari telunjuk gua lecet. Tapi Alhamdulillah jadi.


2. Tampak Belakang

Ini adalah tampak belakang dari jaket Super-Macho-Guard. Seperti biasa, saya selalu memberi lahan bagi sang Laba-laba untuk ikut meramaikan modifikasi jaket ini. Saya memakai Pilox warna putih. Tahap pertama saya membuat cetakan gambar laba-laba pad kertas cover. Kemudian baru saya pilok dengan hati-hati dan sabar. Begitu juga dengan tulisan “Dream-Spider”. Saya memiloknya dengan hati-hati. Hasilnya jreeeeeeeng keren banget.

Disini saya juga menjahitkan bekas celana Jeans saya. Terlihat gaul kan? hehehe

3. Berbagai Sudut

Nah, ini adalah busa penahan benturan. Saya ambil dari tas gendong saya yang sudah lama tidak dipakai. Kalo yang ini, saya menjahitnya di Vermak Levi’s. Karena susah.




Nah, ini display dari atas. Terlihat jelas kan Jeans dan Sabuk Thifan nya?

Ini display dari bawah. Jelas terlihat bukan? Saya benar-benar menjahit sendiri sabuk Thifan itu dengan tangan. Kemudian saya memberikan tulisan dengan huruf Katakana dan Arab yang bertuliskan kata “Ruslan”. Tulisan tersebut diapit oleh onderdil dari tas bekas saya. Ya memang tidak mempunyai fungsi.Tapi cukup untuk memberikan gaya yang lebih dahsyat.

Sekian. Jika di antara kalian ada yang berminat. Silahkan hubungi saya. Persediaan terbatas. Hanya ada 1 buah. Dan itu pun saya yang pakai. Harga nya nego. Kalo perlu saya akan adakan lelang. hahahaahaha

Sabtu, 31 Januari 2009

Rahasia Ruslan Abdul Gani

Ruslan...Tambah Gambar

Dia. Ruslan Abdul Gani. Dari namanya sudah dapat ditebak bahwa Dia bukanlah orang yang bisa dianggap remeh.

Kita mulai dari ciri fisiknya. Dia mempunyai tinggi badan 170 cm dan berat 55 kg.

Bagian pertama yang akan kita bahas adalah kepala. Bagian ini dapat kita bagi lagi menjadi beberapa bagian, yaitu rambut, mata, alis, hidung, telinga dan mulut.

Ruslan mempunyai wajah yang berbentuk ovale. Wajah yang seperti ini dimiliki oleh kebanyakan bangsa mongolid yang mendiami daratan Asia Timur sampai ke kepulauan Asia Tenggara.

Bentuk wajah ovale ternyata mempunyai makna tertentu. Bentuk ovale mempunyai 2 titik episentrum. Seperti halnya lintasan planet-planet yang berevolusi terhadap matahari. Suatu saat planet-planet tersebut akan mengalami jarak terdekat dengan matahari (prihelium) dan suatu saat akan mengalami jarak terjauh dengan matahari (aphelium). Begitu juga dengan bentuk wajah Ruslan tersebut. Bentuk wajahnya mewakili keadaan jiwanya. Suatu saat Dia akan mengalami jarak terdekat dengan Allah SWT dan suatu saat Dia akan mengalami jarak terjauh dengan Allah SWT.

Selanjutnya adalah alis. Ruslan mempunyai alis yang tergolong tebal. Alis yang dimiliki Ruslan memiliki kesamaan dengan alis orang-orang kebanyakan di daerah Timur Tengah dan Semenanjung Persia. Alis Ruslan ternyata memiliki kemampuan yang sangat istimewa. Alisnya mampu membelokan air hujan atau keringat yang mengalir dari rambut kepala sehingga keringat atau air tidak akan masuk ke dalam mata. Hasilnya, mata akan tetap terjaga keindahannya. Selain itu, alisnya juga dapat diatur ketebalannya. Tujuannya adalah untuk mengatur ekspresi wajah ketika suasana marah atau ramah.

The next is Eyes. Mata Ruslan berukuran sedang. Dimiliki oleh kebanyakan orang-orang Asia Tenggara. Pupil mata yang dimiliki Ruslan, mempunyai pigmen coklat muda. Sehingga kalau kita memandangnya, matanya terlihat berwarna cokelat seperti mata elang yang sedang mengintai mangsanya dari udara.

Kalau kita memandangnya dengan seksama, mata Ruslan akan memancarkan gelombang kewibawaan dan kesejukan hati. Orang yang menatap matanya akan dapat merasakan sebuah kedamaian hidup yang alami.

Satu hal lagi, di depan lensa matanya, terdapat sebuah selaput bening. Selaput ini berfungsi untuk meningkatkan kemampuan daya akomodasi matanya. Selain itu selaput ini juga mampu meneruskan sebuah simpul saraf yang berasal dari otak bagian parietal nya. Simpul saraf tersebut memungkinkan mata mampu melihat beda yang terhalang oleh dinding. Sebuah kemampuan yang sangat diidam-idamkan oleh para pria hidung belang.

Selanjutnya kita akan membahas bagian rambut. Rambut yang dimiliki Ruslan adalah seperti rambut kebanyakan orang-orang Asia. Berwarna hitam dan lurus. Tidak ada hal yang istimewa pada bagian ini. Cukup disini saja untuk membahas rambut. Karena, untuk membahas bagian ini, tidak akan cukup hanya dalam 5 hari. Untuk mejelaskan 30% dari seluruh penjelasan rinci tentang bagian rambut, diperlukan 3 rim kertas HVS. Coba bayangkan. Dan jangan heran.

Sekarang adalah hidung. Hidung yang dimiliki Ruslan memang sama seperti hidung kebanyakan orang Indonesia. Tidak pesek dan tidak mancung. Namun setelah diteliti selama 15 tahun, ada sebuah keganjilan pada bentuk hidung Ruslan. Terdapat kemiringan berbeda antara sisi kanan hidung dengan sisi kirinya. Sudut yang diperoleh dari hasil penelitian itu adalah 0,0320690. Sangat kecil memang. Tapi, walaupun kemiringannya tidak terlalu besar, hal ini sangat berpengaruh pada fungsi penginderaannya. Dengan kemiringan yang sekecil itu, dapat tercipta sebuah kemampuan yang sangat luar biasa. Sebuah kemampuan tambahan untuk indra penciumannya. Penciumannya akan mampu mengalahkan kekuatan indra penciuman seekor anjing pelacak yang terlatih sekalipun.

Dengan menggunakan sebuah perhitungan super rumit oleh sebuah fungsi turunan dari persamaan Enstein-Gani pada tahun 1939, jarak penciuman Ruslan dapat diketahui sebagai berikut:

Maka, akan didapatkan hasil s = 19,756702 km. Atau dapat dibulatkan menjadi 20 km. Sungguh jarak penciuman yang fantastis bagi sebuah indera penciuman manusia.

Dari hidung, kita beralih ke telinga. Kita langsung saja menuju kepada kemampuan uniknya.

Lubang telinga Ruslan mempunyai diameter sekitar 0,8 cm. Angka yang cukup unik, mengingat orang-orang Tionghoa meyakini bahwa angka 8 merupakan angka hoki.

Dengan diameter seperti ini pula, Ruslan akan mampu mendengar suatu objek suara dengan frekuensi antara 3 Hz samapai 40.000 Hz. Jarak pendengarannya pun mampu ia atur sedemikian rupa hingga menjangkau jarak yang fantastis. Jarak tersebut dihitung dengan menggunakan rumus gelombang Stasioner tetap, y = A Sin ωt Cos kx. Sehingga didapatkan angka 27,094203 km. Angka ini lah yang merupakan jarak jangkauan pendengaran Ruslan.


Bagian Badan

Pertama kita bahas bagian bahu dan sekitarnya. Karena setiap hari Dia melatih otot-otot tubuhnya, maka otot bahunya kini telah terbentuk dan cukup kekar. Otot-otot tersebut berfungsi sebagai penyokong dalam segala kegiatan yang ia kerjakan.

Misal, ketika melakukan push-up, kelenturan sendi dan kekuatan otot akan sangat menentukan seberapa kuat Dia melakukan push-up. Sampai saat ini, Ruslan telah mampu melakukan push-up dengan ruslan aja jari. Dan sekarang Dia sedang mencoba untuk melakukan push-up dengan Ruslan terus jari.

Selanjutnya adalah lengan dan sekitarnya. Otot-otot tangan Ruslan sudah sangat terlatih, karena push-up yang rutin Dia lakukan setiap pagi dan sore. Selain itu, Ruslan juga melatih kecepatan tangannya dengan melakukan gerakan memutar tiba-tiba suatu benda.

Seperti yang kita ketahui, otot tangan merupakan otot kedua yang paling penting dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Setelah dilakukan penelitian oleh tim Cambridge University Scientist, pada sisi kanan lengan Ruslan terdapat sebuah simpul saraf yang aneh. Simpul ini menimbulkan berbagai efek. Efek negative fan positif.

Efek positifnya, simpul saraf tersebut ternyata merupakan kumpulan dari saraf otonom yang mampu meningkatkan daya refleksitas tubuhnya. Setelah dilakukan penyinaran dengan sinar alpha dan gamma, terjadi reaksi saraf yang unik dan menakjubkan. Sel-sel saraf yang menyusun system saraf tersebut berkontraksi secara menakjubkan. Kontraksi dari sel-sel saraf tersebut merangsang system saraf tulang belakang untuk melakukan respon dengan sangat cepat. Tidak hanya itu, ternyata simpul saraf tulang belakang menyampaikan impuls ke seluruh saraf indra. Sehingga, Ruslan akan mampu melakukan gerak refleks dengan sangat menakjubkan.

Bagian selanjutnya adalah dada dan perut. Bagian ini merupakan bagian yang sangat dimanjakan oleh Ruslan. Setiap hari secara rutin Dia selalu melatih otot-otot bagian dada dan perutnya dengan melakukan push-up dan sit-up. Setiap harinya, Ruslan melakukan push-up sebanyak 100 kali. Dan melakukan sit-up dengan bantuan beban 4 kg sebanyak 200 kali. Dengan pelatihan seperti ini, otot-otot perutnya dapat terbentuk dengan sempurna.

Satu hal lagi keunikan yang ada pada tubuh Ruslan, yaitu pada bagian dada. Pada bagian dada Ruslan terdapat bulu-bulu halus yang sangat sensitive terhadap berbagai rangsang dari lingkungan sekitar. Rangsang tersebut dapat berupa rangsang fisik maupun psikis.

Cara kerjanya adalah dengan meneruskan gelombang berfrekuensi 0 – 20 Hz di lingkungan sekitar. Gelombang tersebut diterima oleh ujung bulu, kemudian diteruskan ke daerah epidermis kulit. Di daerah epidermis terjadi loncatan electron dari akar bulu ke ujung saraf peraba. Oleh saraf peraba, impuls tersebut diteruskan sampai ke otak bagian oksipital. Di bagian ini, impuls diproses kempudian respon disampaikan ke seluruh saraf indra oleh system saraf motorik. Indra merespon dengan baik impuls yang diterimanya. Sehingga terjadilah refleks yang sempurna terhadap bahaya dari luar.

Setelah itu, kita beralih ke Kaki. Bagian ini merupakan bagian yang paling sering digunakan dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Kelenturan dan kekuatan otot kaki Ruslan sangatlah penting. Mengingat hari-hari nya yang selalu penuh dengan kegiatan. Sehingga, seudah menjadi sebuah keharusan baginya untuk menjaga kekuatan otot-ototnya. Untuk menjaga otot-otot kakinya tetap kuat, Ruslan melatihnya dengan melakukan skipping setiap hari. Dengan demikian, kekuatan dan kelenturannya dapat tetap terjaga.

Ruslan juga ternyata memiliki kekuatan tendangan yang sangat menakjubkan. Kecepatan tendangannya dapat diketahui dengan persamaan Gani-Lowry sebagai berikut:

Dengan:

Sehingga didapatkan hasil v = 278,86085 km/jam atau dibulatkan menjadi 280 km/jam. Sungguh kecepatan tendangan yang sangat luar biasa.


Demikianlah penjelasan tentang Ruslan Abdul Gani yang fenomenal ini. Selanjutnya, Anda sendirilah yang akan menentukan sikap terbaik bagi diri Anda.


SEKIAN













Filsafat Menyesatkan


Sebuah Pemikiran yang Seharusnya Tidak Perlu Dipikirkan

Oleh : Ruslan Abdul Gani, XII IPA 3

Terkadang saya bingung dengan arti kehidupan ini. Saya terkadang berpikir dan merenung tentang penciptaan alam semesta dan seluruh isinya yang sangat luar biasa ini. Kita tinggal di atas sebuah planet biru yang memungkinkan untuk terjadinya kehidupan. Planet Bumi. Di atas planet inilah kita semua hidup dan berinteraksi dengan banyak orang. Di atas planet inilah kita melakukan berbagai hal yang tidak pernah kita pikirkan seberapa sering hal-hal itu kita lakukan.

Jika kita membaca buku tentang astronomi dan ilmu perbintangan, kita akan akan mengetahui bahwa planet yang kita tinggali ini, yaitu planet bumi, hanyalah bagaikan setitik debu di tengah padang pasir yang membentang luas. Kita ketahui bahwa planet bumi berada pada sistem tata surya Matahari. Sistem tata surya tersebut berada pada sebuah galaksi spiral bernama Bima Sakti. Dan galaksi kita adalah hanya satu dari jutaan galaksi yang tersebar di seantero alam semesta ini. Bisa kita bayangkan betapa kerdilnya manusia ini. Sangatlah kerdil. Sehingga, tidak ada jalan bagi manusia untuk bersikap sombong. Sifat sombong hanyalah milik Allah SWT.

Allah SWT lah yang telah menciptakan sebuah maha karya yang tidak akan pernah bisa terjangkau luasnya oleh pikiran manusia yang serba terbatas. Sebuah maha karya Sang Pencipta. Allah Maha Pencipta. Allah Maha Berkehendak. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Allah adalah Raja dari segala Raja. Tidak ada Tuhan yang patut disembah melainkan Dia.


Pemikiran yang Tidak Perlu

Saya pernah merenung. Saya merenungkan salah satu sifat Allah SWT yaitu Maha Berkehendak. Allah adalah Dzat yang Maha Berkehendak. Segala sesuatu datangnya dari Dia. Tiada daya dan upaya bagi kita untuk menyekutukan apalagi melawan-Nya. Entah kenapa, dalam renungan tersebut, timbul sebuah pemikiran tentang tujuan kita diciptakan. Salah satu firman Allah dalam Al-Qur’an adalah “Sesunggunhnya tidak aku ciptakan jin dan manusia melainkan untuk menyembah-Ku”.

Dari firman Allah tersebut, dapat kita ketahui tujuan kita diciptakan adalah untuk menyembah dan mengabdi kepada-Nya.

Pertanyaannya, apakah hanya untuk itu saja kita diciptakan? Jika ya, lalu mengapa Allah memerintahkan kita hanya untuk menyembah-Nya? Apakah tidak ada tujuan lain selain “untuk menyembah-Nya” kita diciptakan? Lalu adakah balasannya untuk kita setelah melakukan tujuan penciptaan tersebut? Apakah jaminan Allah apabila kita menyembahnya? Astagfirullahaladzim.

Pertanyaan-pertanyaan di atas adalah pertanyaan yang sangat saya takutkan akan menimbulkan sebuah dosa besar yang tidak terampuni. Yang akan menimbulakn murka Allah terhadap saya. Astagfirullah. Naudzubillah.


Mungkin jawaban dari pertanyaan “adakah balasannya untuk kita setelah melakukan tujuan penciptaan tersebut?”, adalah Surga.

Dari sini, timbul lagi pertanyaan yang tidak mampu saya temukan jawabannya. Saya berfikir, apakah setelah kita menjalankan perintah Allah SWT kita akan masuk surga-Nya untuk selama-lamanya? Apakah ada sebuah batasan waktu, yang berada di luar jangkauan pikiran manusia, untuk bisa menikmati surga-Nya?

Kemudian selanjutnya, karena Allah Maha Berkehendak, sudah sepatutnya Dia punya kemampuan untuk melenyapkan kembali apa yang telah Dia ciptakan. Dia punya daya yang mampu menjadikan hal yang ada di depan mata kita musnah seketika tanpa sisa. Dia punya daya untuk mencabut kembali semua yang telah kita usahakan dan kita dapatkan. Sehingga, sudah tentu Dia pun punya Kekuatan untuk memusnahkan seluruh alam semesta beserta isinya ini.

Lalu apakah dengan Maha Berkehendak-Nya itu Allah akan meniadakan Surga ketika seluruh penghuni berada di dalamnya dan tengah menikmati balasan pahala dari-Nya? Apakah dengan Maha Berkehendak-Nya itu Allah akan mengulangi semua yang telah terjadi dari “nol”? Jika semuanya telah kembali pada posisi “nol”, lalu bagaimanakah keadaan Allah SWT selanjutnya? Bagaimanakah dia hidup? “Allah tidak beranak dan tidak pula diperanakan”, namun tetap saja saya masih berpikir dan butuh banyak penjelasan untuk menjelaskan Bagaimanakah Allah ‘ada’?

Pertanyaan-pertanyaan di atas hanyalah sebagian dari pertanyaan-pertanyaan yang ada di otak saya. Dan saya sangat ingin sekali memusnahkannya. Namun sulit sekali, karena keingintahuan saya tentang ‘untuk apa semua ini ‘ada’?’.

Saya sarankan kepada Anda, jangan pernah berfikir tentang hal dan pertanyaan yang saya kemukakan tersebut di atas. Karena hal tersebut, menurut saya, mampu menggoyangkan iman Anda.


Sebuah Kata Penuh Rahasia , ‘ada’

Saya masih bingung dengan kata ‘ada’. Saya memilliki pertanyaan tentang apa yang terjadi sebelum alam semesta ini diciptakan. Yaitu pada saat waktu “nol” atau (t = 0). Bagaimanakah keadaan pada saat itu? Siapa saja kah yang ‘ada’ pada saat itu, yaitu pada saat t = 0? Berapa banyak dzat atau makhluk yang ‘ada’ pada saat itu? Siapakah yang terlebih dahulu ‘ada’? Lalu bagaimanakah dzat atau makhluk yang paling pertama mengalami peristiwa ‘ada’?

Kata ‘ada’-lah yang menjadi pangkal pertanyaan dan pemikiran. Berbagai pertanyaan muncul dari pikiran saya setelah merenungi kata ‘ada’. Kata tersebut barangkali mampu membuat saya menjadi gila. Saya tidak mampu berfikir lebih jauh tentang kata ‘ada’.

Allah itu ada. Dan kita wajib percaya sebagai Rukun Iman yang pertama. Kita wajib mengucapkan dengan lisan, menyakini dalam hati dan melakukan dengan perbuatan bahwa kita percaya bahwa Allah SWT itu ‘ada’ dan Dialah Tuhan yang patut disembah.

Menurut pemikiran saya, kata ‘ada’-lah yang menjadikan kita mengucapkan dan meyakini Rukun Iman. Karena menurut saya inti dari Rukun Iman adalah percaya bahwa Allah itu ‘ada’.

Selain itu, kita di dunia ini adalah ujug-ujug ‘ada’. Tanpa kita sadari kita telah mengalami hal yang disebut ‘ada’. Kita dilahirkan oleh seorang ibu yang mulia ke dunia ini dan akhirnya kita mengalami hal ‘ada’. Sebelumnya, kita semua adalah berada dalam sebuah ketiadaan. Lalu dengan kehendak Allah, dari sebuah sel sperma dan sebuah sel telur yang kemudian bersatu dan mengalami berbagai tahap lalu ditiupkan-Nya ruh, sampai pada akhirnya kita mengalami hal yang disebut ‘ada’.

Demikian pula dengan penciptaan alam semesta ini. Dari suatu waktu pada saat t = 0, yaitu pada saat semuanya berada dalam ketiadaan, Allah berkehendak untuk menjadikan alam semesta ini ‘ada’. Dan kita tinggal dan hidup di dalamnya.


Itulah pemikiran dan pertanyaan yang keluar dari pikiran manusia bodoh ini. Saya merasa sangat bodoh sampai saya harus berfikir seperti ini. Saya takut sekali kalau-kalau Allah SWT melaknat saya, lalu kemudian Allah murka kepada saya. Saya selalu beristigfar ketika saya memikirkan hal-hal yang tersebut di atas.

Ilmu pengetahuan saya masih sangat jauh di bawah kurang untuk mampu membuat pemikiran seperti yang saya tulis di atas. Sebuah pemikiran dari manusia bodoh yang berlumuran dosa. Hanyalah menjadi cercaan belaka.


-sekian-